TRENDING

Video Sosok di duga Mirip Pejabat Limapuluh Kota Beredar, Publik Menunggu Klarifikasi Resmi

2 menit membaca View : 67
REDAKSI EKSEKUTIF
News Redaksi, Viral - 12 Feb 2026

Limapuluh Kota, 12 Februari 2026 — Sebuah video singkat yang menampilkan sosok pria yang oleh sebagian pengguna media sosial disebut-sebut memiliki kemiripan dengan Bupati Limapuluh Kota belakangan beredar di ruang digital.

banner 970x250

Video tersebut ramai diperbincangkan warganet sejak Rabu (12/2/2026), meski hingga kini masih sebatas dugaan dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

Informasi yang beredar menyebutkan, video tersebut berdurasi sekitar 30 detik dan diduga merupakan rekaman ulang dari sebuah percakapan video pribadi yang tersebar teman-teman media di kota tersebut.

Namun demikian, asal-usul rekaman, waktu pembuatan, serta identitas sosok yang tampil di dalamnya belum dapat diverifikasi secara independen.

Perbincangan di media pun berkembang beragam. Sebagian warganet menilai terdapat kemiripan tertentu dengan kepala daerah setempat, sementara lainnya mengingatkan agar publik tidak berspekulasi berlebihan dan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah.

Sejumlah tokoh masyarakat menilai situasi ini perlu disikapi dengan tenang dan proporsional.

Menurut mereka, klarifikasi resmi sangat diperlukan agar informasi yang beredar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun dampak sosial yang lebih luas.

Sebagai pejabat publik, kepala daerah memang kerap menjadi sorotan, terutama ketika muncul isu yang berkembang di ruang digital.

Namun demikian, tanpa adanya pernyataan resmi dan bukti yang terkonfirmasi, segala informasi yang beredar masih bersifat dugaan dan belum dapat dijadikan dasar penilaian.

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari Bupati Limapuluh Kota maupun Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota terkait video yang ramai dibicarakan tersebut.

Upaya konfirmasi masih terus dilakukan oleh sejumlah pihak.

Masyarakat diimbau untuk bersikap bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, tidak membagikan ulang konten yang belum jelas kebenarannya, serta menunggu penjelasan resmi guna menjaga situasi tetap kondusif. (Red)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS