TRENDING

Sorotan terhadap Proses Akademik Kakorlantas, Mahasiswa Minta Perguruan Tinggi Berikan Penjelasan Terbuka

2 menit membaca View : 50
REDAKSI EKSEKUTIF
Nasional, News Redaksi - 13 Jun 2026

Jakarta, 13 Juni 2026 – Perolehan gelar doktor oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, menjadi perhatian sejumlah kalangan mahasiswa yang menilai pentingnya keterbukaan informasi dalam proses pendidikan tinggi.

banner 970x250

Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan melalui juru bicaranya, Prayogo, meminta perguruan tinggi terkait memberikan penjelasan yang komprehensif mengenai tahapan akademik yang dijalani Irjen Pol. Agus Suryonugroho selama menempuh program doktoral.

Menurut Prayogo, berdasarkan data yang tercantum dalam Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), Irjen Pol. Agus Suryonugroho tercatat memulai pendidikan doktor pada Maret 2025.

Sementara pada Juni 2026 telah beredar informasi mengenai pelaksanaan sidang akhir doktor yang diikuti oleh yang bersangkutan.

“Kami menghormati setiap pencapaian akademik yang diraih sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku. Namun sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terhadap kualitas pendidikan tinggi, kami berharap ada penjelasan terbuka terkait seluruh proses akademik yang telah ditempuh,” ujar Prayogo, Sabtu (13/6/2026).

Ia menilai keterbukaan informasi penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan tinggi, sekaligus memastikan seluruh proses akademik berjalan sesuai standar dan regulasi yang berlaku.

Prayogo menegaskan bahwa pihaknya tidak bermaksud memberikan penilaian ataupun tuduhan terhadap individu tertentu.

Menurutnya, langkah yang dilakukan semata-mata bertujuan mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan program doktoral.

“Kami tidak ingin berspekulasi. Justru kami berharap ada penjelasan resmi agar publik memperoleh informasi yang utuh dan objektif mengenai proses akademik yang telah dijalankan,” katanya.

Lebih lanjut, Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan berharap perhatian publik terhadap isu tersebut dapat menjadi momentum bagi perguruan tinggi untuk terus memperkuat tata kelola akademik yang profesional, transparan, dan berintegritas.

Prayogo juga mengajak seluruh pihak untuk tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah serta menunggu keterangan resmi dari institusi terkait.

“Tujuan kami adalah menjaga kredibilitas dunia pendidikan tinggi Indonesia agar tetap dipercaya masyarakat. Karena itu, transparansi menjadi bagian penting dalam setiap proses akademik,” tutupnya.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS