TRENDING

Diduga Jadi Korban Pengeroyokan di Kawasan Majelis Dzikir, Pemuda Surabaya Laporkan Kasus ke Polisi

2 menit membaca View : 27
REDAKSI EKSEKUTIF
News Redaksi - 29 Mei 2026

SURABAYA – Dugaan kasus pengeroyokan yang terjadi di kawasan majelis dzikir di Surabaya Utara kini tengah ditangani aparat kepolisian.

banner 970x250

Seorang pemuda berinisial SA (22), warga Kecamatan Kenjeran, Surabaya, resmi melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Kamis (28/5/2026).

Laporan tersebut telah diterima melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pelabuhan Tanjung Perak dengan nomor STPL: LP/B/167/V/2026/SPKT/Polres Pelabuhan Tanjung Perak/Polda Jawa Timur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden itu diduga terjadi pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di wilayah Surabaya Utara.

Saat itu, korban bersama dua rekannya mendatangi lokasi untuk meminta klarifikasi terkait persoalan yang sebelumnya disebut menimpa salah satu rekan mereka.

Namun situasi di lokasi disebut berubah tegang. Dalam laporan yang disampaikan kepada polisi, korban mengaku mengalami tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh sejumlah orang di area tersebut.

Korban menyebut dirinya bersama rekannya mengalami pemukulan hingga dugaan pengeroyokan yang mengakibatkan luka memar di beberapa bagian tubuh.

Selain itu, terdapat pula dugaan tindakan kekerasan lain yang kini masih dalam proses pendalaman pihak kepolisian.

Usai kejadian, korban langsung mendatangi Polres Pelabuhan Tanjung Perak guna menempuh jalur hukum. Polisi juga telah menerbitkan surat pengantar visum sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap laporan tersebut dengan mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak terkait guna memastikan kronologi dan dugaan unsur pidana dalam perkara itu.

Masyarakat berharap proses penanganan kasus dapat dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan agar seluruh fakta peristiwa dapat terungkap dengan jelas.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan terbaru kasus tersebut.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS